Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis industri, sekolah menyelenggarakan kegiatan Refleksi & Inovasi Teaching Factory (TEFA) yang bertujuan mengevaluasi sekaligus mengembangkan implementasi konsep Teaching Factory di lingkungan SMK. Kegiatan ini menjadi wadah bagi guru, kepala program keahlian, dan pihak terkait untuk mendiskusikan capaian, tantangan, serta strategi perbaikan dalam menjalankan pembelajaran berbasis produksi (production-based learning).
Melalui workshop ini, para peserta diajak untuk melakukan refleksi mendalam terhadap praktik TEFA yang telah berjalan, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan inovasi kurikulum agar proses pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini. Diskusi turut menyoroti pentingnya penyelarasan kompetensi siswa dengan standar kerja industri, sehingga lulusan SMK benar-benar siap bersaing dan berkontribusi di dunia kerja.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan SMK Berbasis Industri, dengan menghadirkan model pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berorientasi pada hasil produksi nyata — sejalan dengan semangat Pembelajaran Berbasis Produksi yang menjadi ciri khas Teaching Factory.